Kementrian Kesehatan meminta masyarakat menggunakan masker yang benar untuk mencegah penyebaran virus COVID19 yang sedang menjadi Pandemi di negeri ini. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Achmad Yurianto, dalam keterangan tertulis kepada detik.com “Masker kain yang banyak dipakai masyarakat tidak boleh sembarangan dengan kain tipis seperti masker scuba dan buff,” imbuh dia.

Kedua masker ini dilarang dipakai karena efektivitasnya hanya berkisar antara 0-5 persen. Hal itu dikatakan spesialis paru dari RS Persahabatan, dr Erlina Burhan MSc, SpP, mengatakan kemampuan filtrasi masker scuba sangat rendah sehingga tidak akan memberikan proteksi yang layak bagi penggunanya. Pori-pori masker scuba juga sangat lebar, sama seperti tidak pakai masker.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) seperti dikutip dari CNBC menyatakan standar masker kain yang efektif untuk mencegah corona yakni tiga lapis. Lapisan terdalamnya menggunakan bahan hidrofilik, seperti katun atau campuran katun. Sedangkan untuk lapisan tengahnya terbuat dari bahan hidrofobik dari bahan tenun sintesis yang bertujuan untuk melakukan filtrasi dan menahan droplet. Sedangkan lapisan terluarnya terbuat dari bahan hidrofobik seperti polipropilen, poliester, atau campuran keduanya.

Facebook Twitter LinkedIn Email
Tags: akasaka teiakasakateicharisma skin caredpmallevent semaranghush puppiesichiban sushiichitomodachiindonesia great saleKidskoimaxx coffeeminisoPameran Perhiasanpizza hutpromopromo merdekaPromotionSalesemarang hits markettravel fair